Disampaikan saat penutupan peringatan hari ulang tahun madrasah ke 103 pondok pesantren ke 193 (14/07) di gedung serba guna KH Hasbullah Said oleh ketua umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum KH. Wafiyul Ahdi santri baru tahun ini capai 3200 santri, dibuktikan dengan penuhnya daya tampung dari setiap madrasah dibawah naungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Meningkatnya jumlah santri tahun ini menujukkan semakin meningkatnya tingkat kepercayaan masyarakat kepada pondok pesantren, “santri bahrul ulum ini merupakan santri idiologis KH Abdul Wahab Hasbullah, 100% NU dan siap untuk melanjutkan perjuangan Nahdlatul Ulama ” lapor beliau kepada KH Said Aqil Siradj ketua umum PBNU pada saat itu.

Kyai Said mengingatkan kepada santri Bahrul Ulum agar bersiap untuk menghadapi tantangan zaman “tantangan kita saat ini itu lebih berat dari pada tantangan pada zaman mbah hasyim asyari atau mbah wahab” pungkasnya.

Alhaflatul kubro ini merupakan penutup untuk semua acara yang sudah diselenggarakan sebelumnya seperti lomba antar ribath, usbu’ul ma’ahid, dan sosial masyatakat. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj ketua umum PBNU, Bupati Jombang Ibu Nyai Hj. Munjidah Wahab, dan seluruh dzuriyah pondok pesantren Bahrul Ulum.

Acara ini ditutup dengan mauidhoh hasanah oleh KH. Syarofuddin dari rembang dan di pungkasi dengan doa oleh KH. Moh Irfan Sholeh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *